Kamis, 21 Juni 2012

SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH DALAM ACARA PENGUKUHAN DAN PERPISAHAN


Assalamu’alaikum Wr. Wb

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita rahmat, hidayah dan taufik-Nya sehingga kita bisa hadir diacara pengukuhan dan perpisahan ini.

Shalawat dan salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Allah Muhammad SAW, yang telah menyelamatkan kita dari zaman jahiliyah menuju zaman zakariyah.

Yang terhormat bpk pengawas TK SD
Yang terhormat Ketua Komite sekolah, Bpk/ Ibu guru dan tenaga kependidikan SDN Sungai Besar 2
Yang kami sayangi dan kami hormati Ibunda Rosmiati yang memasuki purna tugas
Yang berbahagia, orang tua siswa kelas VI tahun ajaran 2011/ 2012
Bapak ibu tamu undangan yang saya muliakan.
Dan siwa-siswi kelas VI yang kami banggakan..

Jumat, 30 Maret 2012


ABSTRAK

Gunawan, 2012. “ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Kasus Bahan Belajar Kegiatan Pendulangan Intan Bagi  Siswa Kelas IV di SDN Sungai Tiung 3 Banjarbaru. Tesis. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing I Prof. Dr. Dwi Atmono., M.Pd., M.Si. Pembimbing II : Dr. Herry Porda Nugroho Putro.,M.Pd.

Kata Kunci : model kooperatif tipe STAD, aktivitas, hasil belajar , IPS.

Selasa, 08 Februari 2011

PASAR TERAPUNG

LOMBA MENGGUNTING DAN MENEMPEL
BUNDARAN SIMPANG EMPAT BANJARBARU

Sabtu, 28 Agustus 2010

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU

a. Zaman Yunani kuno

Perkembangan ilmu jaman yunani kuno diklasifikasikan dalam 3 tahapan yaitu jaman Pra- Sokrates, jaman sokrates, dan Jaman Pasca Aristoteles


ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI DAN AKSIOLOGI FILSAFAT

PENDAHULUAN
Dalam makalah ini akan memaparkan tentang cabang-cabang dalam filsafat, yang pertama di sebut landasan ontologis; cabang ini menguak tentang objek apa yang di telaah ilmu? Bagaimana ujud yang hakiki dari objek tersebut ? bagaimana hubungan antara objek tadi dengan daya tangkap manusia (sepert berpikir, merasa dan mengindera) yang membuakan pengetahuan?. Kedua di sebut dengan landasan epistimologis; berusaha menjawab bagaimna proses yang memungkinkan di timbanya pengetahuan yang berupa ilmu? Bagaimana prosedurnya? Hal-hal apa yang harus di perhatikan agar kita mendapatkan pengetahuan yang benar? Apa yang disebut kebenaran itu sendiri? Apakah kriterianya? Cara/tehnik/sarana apa yang membantu kita dalam mendapatkan pengetahuan yang berupa ilmu?. Sedang yang ketiga, di sebut dengan landasan aksiologi; landasan ini akan menjawab, untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu di pergunakan? Bagaimana kaitan antara cara penggunaan tersebut dengan kaidah-kaidah moral? Bagaimana penentuan objek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan moral? Bagaimana kaitan antara teknik prosedural yang merupakan operasionalisasi metode ilmiah dengan norma-norma moral/professional? [1]